Rabu, 19 November 2025

Teguhkan jadi Organisasi Berdampak, UKMF FKI Al-Azzam Menggelar Kajian dan Praktek Shalat Jenazah

Bangkalan, Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Forum Kajian Islam (FKI) Al-Azzam, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Universitas Trunojoyo Madura (UTM), menggelar kajian dan praktek Shalat Jenazah bertema “Shalat Jenazah: Dari Tatacara Shalat yang Benar, Hingga Praktik Mengkafani Jenzah” pada Selasa, (18/11/2025) di Masjid Nururrohamn (Masjid Lama) UTM.

Kegiatan ini berupa sebuah kajian dan praktek shalat jenazah secara rinci.
UKMF FKI Al-Azzam merupakan organisasi internal yang berada di lingkungan FISIB UTM dalam ranah keislaman. Sebagai organisasi keislaman, sudah menjadi tanggungjawab Al-Azzam untuk meneguhkan dan mengajarkan tatacara shalat sesuai dengan ajaran Islam terhadap mahasiswa FISIB secara khusus, dan mahasiswa UTM secara umum.

Mustofa Khairurrahman, Ketua Umum UKMF FKI Al-Azzam mengatakan, langkah yang diambil oleh Al-Azzam adalah untuk kebermanfaatan yang tetap tetap dilandaskan terhadap kebutuhan mahasiswa.
“Kajian dan praktek ini digelar setelah saya melihat banyak sekali mahasiswa yang masih tidak terlalu faham terhadap shalat jenazah” Ujarnya “Studi kasus ini saya temukan setelah banyak mahasiswa langsung pulang setelah shalat jum’at, padahal masih ada shalat jenazah yang waktu itu kebetulan ada orang meninggal” Tambahnya.

Kajian dan praktek Shalat Jenazah digelar mulai dari jam 15.00 – 17.30 dengan hikmat. Pemateri menyampaikan penjelasan secara rinci dan praktek langsung terhadap peserta yang bersedia menjadi relawan.

Pemateri yang akrab disapa Zaen juga menyampaikan, praktek tatacara Shalat Jenazah yang dibawakan disesuaikan dengan adat dan tradisi yang lumrah dilakukan oleh masyarakat Madura.
“Sebenarnya Shalat Jenazah itu simpel, namun kadangkala ada sebagian wilayah yang memiliki tradisi tersendiri dalam menjalankannya” Katanya. “Jika mengkafani Jenazah laki-laki ada tiga lapis kain, satu kain dibagian tengah, 1 di kanan, dan 1 di bagian kiri. Sementara jika Jenzahnya Perempuan, ditambah dua lapis lagi sebagai gamis dan kerudung Jenzah” Tambahnya.

Zaen, dalam kajian yang digelar oleh UKMF FKI Al-Azzam juga menyampaikan, terdapat rentetan bacaan dalam menshalatkan Jenazah disetiap takbirnya, diantaranya:
Takbir Pertama, membaca Surat Al-Fatihah
Takbir Kedua, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Takbir Ketiga, Membaca Do’a untuk Jenazah (Allahummagfirlahu warhamhu/ha wa’afihi/ha wa’fuanhu/ha)
Takbir Keempat, membaca Do’a Shalat Jenzah (Allahmumma la tahrimna ajrohu/ha Walaa taftihna ba’dahu/ha Wagfirlana walahu/ha)

“Doa untuk takbir ketiga dan keempat sebenrnya bisa lebih panjang atau lebih pendek. Namun, jika di Madura biasanya takbir keempat tidak membaca doa” Jelasnya.

Terakhir, Mahasiswa yang akrab disapa Ifan itu juga menyampaikan, kajian dan praktek Shalat Jenazah ini diharapkan dapat berdampak bagi mahasiswa FISIB secara khusus, dan mahasiswa UTM secara umum. “Semoga semakin banyak mahasiswa yang tidak menyepelekan Shalat Jenazah, karena mereka akan membutuhkannya setelah meninggal” Tutupnya.

Kamis, 04 September 2025

Surat Untukmu, Sang Proklamator Islam

• Ya Rasul, saya tahu engkau merupakan kekasih Allah
• Ya Nabi, saya tahu engkau merupakan orang mulia
• Ya Habibi, saya tahu engkau merupakan orang yang paling mencintai anak yatim
• Ya Muhammad, saya tahu engkau merupakan orang yang membawa kebenaran atas 
kemungkaran

• 1500 tahun silam engkau lahir di Mekah
• 1460 tahun silam engkau menerima wahyu di Gua Hira
• 1447 tahun silam engkau berhijrah
• 1449 tahun silam engkau berhasil menumpas kaum kafir di Bukit Badar

• Semua perjalanan engkau lewati
• Semua rintangan engkau hadapi
• Semua itu engkau hadiahkan untuk kita, umatmu
• Agar damai dalam menempati ciptaan kekasihmu

• Engkau mungkin tahu perjuangan Palestina dalam merebut 
kemerdekaannya
• Engkau mungkin tahu perjuangan Pakistan yang berperang dengan India
• Engkau juga mungkin tahu perjuangan Nigeria dalam melawan 
separatisme di negaranya
• Namun, engkau juga harus tahu bahwa negara Indonesia sedang 
mengalami kekacauan internal
• Negara yang katanya didominasi oleh orang muslim, memilih jalan diluar 
ajaran Islam
• Negara yang katanya didominasi oleh orang muslim, memilih Korupsi 
untuk menimbun kekayaan

• Maka, saya titipkan surat untukmu
• Do’akan segala penderitaan kita atas penganiayaan pemerintah dzalim pada kekasihmu
• Do’akan segala perjuangan kita dalam menegakkan segala risalahmu
• Jika berkehendak, jadikan mereka seperti yang dijanjikan oleh kekasihmu

Kamis, 12 Rabi'ul Awwal 1447 H
Mustofa Khairurrahman 

Jumat, 29 Agustus 2025

INDONESIA SUDAH TIDAK BAIK BAIK SAJA

Ya, judul yang saya gunakan itu fakta adanya. Mengapa demikian? Baru beberapa jam saya melihat Instagram rame tentang ojol yang dilindas oleh aparat kepolisian. Ada pula mahasiswa yang diseret oleh aparat kepolisian, hingga demonstran yang banyak ditindas hingga diculik oleh intel. 
Sumber: eBay UK

Ya, sejenak saya luangkan waktu untuk mengutarakan opini yang saya kira perlu 
untuk diutarakan. Saya taruh urusan kuliah untuk memenuhi tanggungan kemanusiaan for rakyat Indonesia yang banyak mengalami penindasan. Bahkan 
dalam penulisan opini ini darah saya mendidih dan gemetar karena tak percaya akan situasi darurat negara Indonesia. 
Sekali lagi, aparat kepolisian sudah diluar batas wajar dalam melakukan tindakan terhadap demonstran. Mereka mengaggap dirinya sebagai pelayan rakyat, namun 
faktanya mereka adalah penindas rakyat dengan badan dan senjata lengkap. Jika 
boleh saya samakan, mereka hampir sama dengan IDF (Pasukan Pertahaman Israel), 
hanya saja mereka dilindungi oleh negara yang katanya pro rakyat. 

Sudahlah, jangan membicarakan Indonesia Emas 2045 jika pemerintah dan aparat kepolisiannya masih seperti ini. Jangan membicarakan Ekonomi tumbuh sekian persen jika negara masih dikendalikan oleh orang-orang yang dzalim dengan embelembel lawas “kesejahteraan rakyat”. Jangan membicarakan Indonesia Maju jika segala kebijakan-kebijakan yang dibuat tidak berpihak kepada rakyat.
Kita sebagai rakyat sudah muak dengan segala kelakukan pemerintah, apalagi aparat kepolisian yang jelas-jelas melindas rakyat yang hanya mencoba untuk mengutarakan kekesalannya lewat suara-suara kecil belum tentu didengar oleh pemerintah. 

Tolonglah pak, kami yang katanya bangsa besar haruskah terus-terusan digerus 
amarahnya karena kebijakan-kebijakan kalian yang gak ngotak. Lantas yang perlu di 
harapkan dari pemerintah kita sekarang apa? Makan Bergizi Gratis tapi 
mengorbankan Pendidikan Gratis? atau Hilirisasi yang merusak alam? 
Sudahlah cukup tulisan ini saya buat, tulisan ini akan terus mengganda jika 
pemerintah masih mengabaikan suara-suara kecil rakyat yang katanya ingin di 
sejahterakan. KAMI AKAN TERUS MELAWAN DAN MENGGANDA.
#Saveojol #ACAB #1312 #PulihlahIndonesiaku

Senin, 07 Juli 2025

KKN UTM Kelompok 19 Gelar Sosialisasi dan Implementasi Pengomposan di Desa Sana Dajah

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Desa Sana Dajah terus aktif melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu kegiatan terbaru yang dilaksanakan adalah sosialisasi dan implementasi teknik pengomposan sebagai bentuk dukungan terhadap praktik pertanian ramah lingkungan.

Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 6 Juli 2025, di Balai Desa Sana Dajah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan metode pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos kepada para petani, sebagai langkah nyata dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh sekitar 20 peserta yang terdiri dari petani lokal dan perangkat desa. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta berdiskusi aktif mengenai berbagai tantangan dalam pengelolaan limbah pertanian. Kegiatan ini juga menjadi wadah peningkatan kapasitas petani dalam menghadapi dampak perubahan iklim serta memperkuat ketahanan pangan lokal.

Materi sosialisasi disampaikan oleh tiga pemateri utama, yakni Zainulloh, Nurul Choiriya, dan Misyka Az Zujaja Asy Syaukati. Mereka menjelaskan secara rinci tentang pentingnya daur ulang limbah organik, teknik pembuatan kompos yang sederhana namun efektif, serta manfaat jangka panjang pengomposan terhadap kesuburan tanah dan pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia.

Salah satu pemateri, Misyka, menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik. “Dengan memanfaatkan limbah seperti daun kering menjadi pupuk kompos, kita tidak hanya mengurangi penggunaan pupuk kimia, tetapi juga turut menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan produktivitas pertanian,” jelasnya dalam sesi penyampaian materi.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga mencakup sesi praktik langsung, di mana peserta diberikan pelatihan pembuatan kompos menggunakan metode yang aplikatif dan mudah diterapkan. Para petani juga dibekali dengan starter kit pengomposan serta dibentuk kelompok tani untuk mendukung keberlanjutan program ini.

Nurul menambahkan bahwa proses pengomposan tidak membutuhkan teknologi tinggi, namun tetap efektif dalam skala rumah tangga maupun kelompok tani.

“Kami menunjukkan bahwa teknologi tepat guna seperti ini bisa dilakukan oleh siapa saja. Asalkan ada kemauan dan kesadaran, masyarakat bisa mulai dari lingkungan rumah masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut, Misyka juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki potensi membuka peluang usaha baru di bidang pengelolaan limbah organik. “Melalui kreativitas dan kolaborasi, masyarakat Desa Sana Dajah dapat meningkatkan taraf ekonomi mereka melalui pengembangan produk kompos,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, Nurul berharap masyarakat Desa Sana Dajah dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menerapkan pertanian berkelanjutan dan pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

Koordinator Desa KKN 19, Zainulloh, turut mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kesadaran lingkungan dan kreativitas dalam pengelolaan sampah organik. “Kami berharap, melalui sosialisasi dan implementasi ini, masyarakat dapat mengubah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan mereka sehari-hari,” pungkasnya. (Mk*)

Minggu, 05 Mei 2024

BAGAIMANA JADINYA JIKA RADEN WIJAYA LEBIH MEMILIH KULIAH KE COIMBRA UNIVERSITY DARIPADA MENGAMBIL KEMBALI TAHTA KERAJAAN SINGASARI DARI JAYAKATWANG

Raden Wijaya merupakan salah satu Raja terkemuka di Nusantara, ia adalah pediri kerajaan Majapahit setelah berhasil mengalahkan Jayakatwang dan Utusan Mongol. Mulanya hal ini terjadi karena dendam kesumat antara garis nenek moyang Kertanegara (raja terakhir singhasari) dan Jayakatwang (raja kediri). Sementara Raden Wijaya juga memiliki garis keturunan yang sama dengan Kertanegara, selain itu ia juga menjadi menantunya.
Kertanegara memiliki ancaman dari kerajaan mongol karena telah berani menghianati utusannya yang bernama mengki dengan memotong hidungnya. Kerajaan mongol juga berseru akan membalas penghianatannya. Lahirnya majapahit sendiri karena kala itu terjadi penyerangan dari jayakatwang  yang sudah direncanakannya jauh-jauh hari. Raden Wijaya yang membendung penyerangan tersebut tidak kuat karena pasukan  jayakatwang dibagi menjadi 2 kubu penyerangan, hingga akhirnya dari kubu selatan yang dipimpin jayakatwang sendiri bisa menyelinap masuk ke daerah keraton yang akhirnya dapat membunuh kertanegara. 
Raden Wijaya yang menyadari hal itu kemudian mengambil arah untuk melarikan diri hingga ke Sumenep, Madura untuk menemui Arya Wiraraja (raja pertama kerajaa sumenep yang dulunya patih singasari). Ia meminta saran dari Arya Wiraraja yang terkenal akan siasat dan strateginya yang jitu. Arya Wiraraja menyarankan Raden Wijaya supaya mengabdi saja kepada Jayakatwang (menyerah dalam tanda kutip hanya siasat). Raden Wijaya menerima saran itu hingga akhirnya Raden Wijaya diberi sebidang tanah oleh jayakatwang dan kemudian dibuatnya untuk mengumpulkan pasukan. 
Tahun 1292 pasukan mongol datang dengan jumlah besar untuk menyerang Kertanegara dan kerajaannya, sementara kertanegara sudah mati di tangan jayakatwang. Sementara Raden Wijaya yang mendengar hal itu segera menemui pemimpin mongol dan mengatakan serta menunjukkan jalan menuju kerajaan Jayakatwang. Pasukan Mongol kemudian menggempurnya beserta beberapa pasukan Raden Wijaya yang membantunya hingga Jayakatwang mati dan kerajaan berpindah ke tangan pasukan mongol. 
Sudah menjadi kebiasaan kerajaan mongol untuk mengadakan pesta besar-besaran yang disajikan dengan meminum-minuman beralkohol. Sementara Raden Wijaya dan beberapa pasukannya yang melihat itu makin tersenyum karena sudah banyak pasukan mongol yang hilang akal dan tak sadarkan diri akibat minuman beralkohol. Tak menyia-nyiakan waktu, Raden Wijaya menggempur pasukan mongol yang tak sadar itu hingga banyak diantaranya yang melaraikan diri dan terbunuh. Kemenangan ini kemudian menjadi awal mula berdirinya Kerajaan Majapahit 1293 yang diperkirakan terletak di Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.
Pada tahun 1290 tepatnya di Coimbra, Portugal berdiri sebuah Universitas Negri bernama Universitas Coimbra, Kampus ini berdiri 3 tahun sebelum berdirinya kerajaan Majapahit. Sebuah Kampus Bergengsi yang berfokus di bidang pendidikan dan penelitian ini banyak melahirkan berbagai ilmuan, pemikir, peneliti terkenal dan penulis. Saya sebagai Mahasiswa Sosiologi yang suka ilmu sejarah berangan-angan bagaimana jadinya jika Raden Wijaya tidak mood untuk mengambil alih kerajaan singasari dan lebih memilih untuk berkuliah di Universitas Coimbra.
1. Tidak Ada Kerajaan Majapahit dan Sumpah Palapa
Jika Raden Wijaya lebih memilih untuk merantau ke Portugal untuk kuliah, kemungkinan besar tidak akan ada kerajaan Majapahit. Sementara Jayakatwang bisa jadi dikalahkan oleh pasukan mongol atau mungkin mongol bersekutu dengan Jayakatwang karena telah berhasil mengalahkan Kertanegara. 
Selain itu, tidak akan ada inisiatif menyatukan Nusantara dalam sumpah palapa yang dikemukakan oleh Gajah Mada. Sementara Gajah Mada bisa jadi menjadi pengikut Jayakatwang, petapa, atau mungkin menjadi orang biasa yang tidak terkenal sehingga tidak ada nama kampus Gajah Mada.
2. Kemungkinan Raden Wijaya Belajar Matematika, Kedokteran Hingga Penelitian
Jika Raden Wijaya lebih memilih untuk kuliah di Coimbra, bisa jadi ia akan belajar matematika, kedoteran, bahkan penelitian. Mengingat dirinya adalah orang yang pandai dan tangguh, kemungkinan besar ia akan cepat memahami pembelajaran tersebut. 
Kemungkinan besar pula ia akan mendirikan sekolah berbasis penelitian di indoensia sebelum adanya BRIN (badan riset dan inovasi nasional) ketika pulang ke tanah kelahirannya.
3. Kemungkinan Menjadi Ilmuan Terkemuka
Mengingat Raden Wijaya adalah orang yang pandai seperti apa yang telah dikemukakan diatas, kemungkinan ia akan menjadi seorang ilmuan setelah belajar di Coimbra. Bahkan namanya akan dikenang atas pemikirannya dan bersanding dengan nama ilmuan bergengsi lulusan berbagai universitas di dunia seperti Thomas Aquinas, Ibn Sina, Marcopolo, Desiderius Erasmus, dan jejeran ilmuan bergengsi lainnya.
4. Membawa Budaya Jawa Lebih Dulu Daripada Penjajahan Portugis Ke Indonesia
Jika Raden Wijaya merantau ke Portugal, terbanyak di fikiran saya bahwa dia akan akan membawa budaya jawa sebelum Portugis masuk ke indonesia pada tahun 1512 yang dipimpin oleh Afonso de Albuquerque. Misalnya seperti tarian Reog Ponorogo, dan dengan pengaruhnya tarian tersebut berkembang di portugal hingga kemungkinan sampai detik ini di portugal. Lucunya lagi, kemungkinan pernikahan di portugal juga akan dijasikan dengan penampilan tarian Reog Ponorogo. 
Atau selain tarian, Raden Wijaya akan membawa makanan khas jawa misalnya seperti Tahu Tek. Atas dasar pengaruhnya, Tahu Tek ini berkembang di portugal dan menggagalkan munculnya makanan khas posrtugal Pastel de Nata (merupakan makanan kue tar telur berbentuk mungkin) yang berasal dari pinggiran kota Lisbon pada tahun 1837 

Rabu, 19 April 2023

PERAN IBU DI MALAM LEBARAN

Cerpen ini saya tulis atas dasar fakta yang memang banyak terjadi di lapangan dan pengorbanan seorang ibu yang memang sebegitu kerasnya untuk seorang anak tercintanya. Mengingat juga dua hari lagi udah mau hari raya idul fitri. Saya ingin mengucapkan mohon maaf lahir dan batin buat yang menjalankan. 

Selamat membaca.....



Malam itu merupakan suatu malam yang sangat istimewa bagi umat islam di seluruh penjuru dunia. Ya, karena malam itu merupakan malam hari raya idul fitri yang biasanya para anak muda pergi bertamasya bersama pasangannya, para orang tua menggemakan takbir di semua sudut-sudut musholla, dan anak kecil yang menyalakan kembang api dengan suka ria.

Lain halnya dengan radit yang tengah merenung di sudut kamarnya karena tak punya baju lebaran. Bukan hanya kali ini radit tak membeli baju lebaran, melainkan sudah dari lima tahun silam setelah meninggalnya mendiang ayahnya. Ibunya yang bekerja sebagai tukang jual gorengan keliling hanya bisa menyogohkan sesuap nasi kepada radit untuk setiap harinya. Kadang-kadang hanya untuk mencari sesuap nasipun ibunya radit berhutang karean jualannya yang tak laku.

Radit : Bu, radit boleeeeh gak meminta satu aja baju lebaran pada tahun ini

Ibu Radit : Dit, ibu tak punya uang, untuk makan besok dan lusa pun ibuk masih mikir mau cari kemana

Radit : Masak radit gak pakai baju baru lagi di tahun ini bu….

Ibu Radit : Yaudah, nanti ibu usahain untuk minjam uang ke pak karno

Radit : Yaudah bu, tapi kalau emang gak ada gak papa bu….

Ilham, seorang teman radit yang bisa dibilang mampu kemudian menelfon radit untuk diajaknya membeli baju lebaran

Ilham : Dit, ikut aku yuk, mau beli baju nihhh buat besok, sekalian minta tolong buat cariin baju yang bagus buat aku

Radit : Eh, iya ayo ham, tapi jangan lama-lama ya

Ilham : Iya dit, santuy, yaudah aku otw ke rumahmu ya

Kemudian ilham sampai dirumah radit dan pergi ke toko untuk membeli baju ilham. Sesampainya disana, ilham sedang memilah milih baju yang di sukainya dan radit hanya mengamati baju-baju disana karena tak punya uang untuk membelinya. Radit kemudian mencoba menanyakan baju berwarna hitam sami abu-abu yang berada di pojokan karena saking pengennya ingin membeli baju baru.

Nanya dulu ahh, sapa tau bisa kebeli ( ucap radit dalam hatinya )

Radit : Pak, ini harganya berapa ya?

Pak peilik toko : seratus lima puluh ribu dek

Radit : Gabisa kurang ya bang?

Pak peilik toko : Gabisa dek, itu sudah tinggal satu

Ya Allah aku pengen banget baju ini, semoga bisa kebeli ( ucap radit dalam hatinya )

Radit : Ini tokonya tutupnya jam berapa ya pak ?

Pak peilik toko : Masih lama dek, kira-kira tutup jam 00.00

Radit : Oke pak, nanti saya kesini lagi buat ngebeli hitam semi abu yang dipojokan itu

Pak peilik toko : Iya dek, tapi saya tidak mau janji ya.. takutnya udah dibeli orang lain, soalnya hanya sisa satu

Lalu radit pergi ke parkiran untuk menunggu ilham yang sedang membayar baju pilihannya.

Ilham : Ehh dit, napa kamu kok gak jadi beli bajunya?

Radit : Ehhh enggak ham, tadinya cuman nawar-nawar aja

Ilham : Ohh yaudah ayoo kita pulang

Sesampainya dirumah, radit melihat rumahnya sangat sepi karena lampu depan rumahnya yang mati karena udah dua hari yang lalu lampunya mati

Ibu kemana ya..? (tanya radit dalam hatinya )

Tiba-tiba radit menemukan sebuah surat di dekat kamar tidurnya

Isi Surat

Dit, ibu keluar dulu ya…… kemungkinan pulangnya agak malem. Ibu mau cari pinjeman ke tetangga-tetangga sambil mau menawarin radio butut peninggalan ayahmu. Insyaallah pulangnya nanti pasti bawa baju baru yang kamu mau. Jangan lupa tutup pintunya kalau udah mau tidur.

Seketika saja radit langsung menangis karena melihat perjuangan ibunya yang begitu keras hanya untuk menuruti keinginan anaknya. Memang, membalas budi terhadap orang tua terkhususnya seorang ibu tak kan lah bisa. Tapi mengapa masih ada seorang anak diluaran sana yang tega menelantarkan ibunya, bahkan membunuh ibunya tanpa memikir dan melihat siapa yang telah melahirkan dirinya.

Sangat banyak sekali saudara-saudara kita di luaran sana yang tak bisa membeli baju baru pada saat lebaran, bahkan ada yang masih bingung mencari makanan untuk hari esok yang tak tau mau mencari kemana. Sedangkan kita, instan dan hanya tinggal duduk menunggu masakan ibu yang tak tau cara bersyukur kepada tuhan yang melebihkan rezeki kita dibandingkan mereka diluaran sana yang tak punya tempat tinggal.

 

 

 

Minggu, 26 Maret 2023

SEJARAH TERBENTUKNYA PROVINSI JAWA TIMUR

 

     Sejarah Terbentuknya Provinsi Jawa Timur

  Jawa timur memiliki sejarah yang yang sangat panjang, mulai dari generasi, abad dan masa yang sudah berubah. Dari sumber epigrafis batu bertulis ( Prasasti Dinoyo ) diketahui telah berdiri sebuah kerajaan yang bernama kerajaan Kanjuruhan tepatnya di kabupaten malang, jawa timur pada abad 8 ( Tepatnya pada tahun 770M ) dengan situs yang masih di perdebadkan sampai sekarang. Pada abad ke-10 jawa timur memulai fase baru, yang semula merupakan daerah pinggiran kerajaan mataram kuno yang kemudian mendapatkan momentum sebagai pusat kekuasaan kerajaan besar seperti, Kerajaan medang ( 937-1017M ), Kerajaan Kahuripan ( 1019-1049M ), Kerajaan Daha-Janggala ( 1080-1222M ), Kerajaan Singasari ( 1222-1292 ) dan Kerajaan Majapahit ( 1293-1527 ) dengan tokoh paling berjasa bernama Mpu Shendok ( 929-947M ) yang berhasil meletakkan dasar-dasar pemerintahan di jawa timur.

  Secara hireaklis struktur pemerintahannya yang tetap bertahan sampai abad ke-13 zaman pemerintahan kerajaan sigasari terdiri dari pemerintah pusat ( kraton ), watek ( daerah ), dan wanau ( desa ). Pada abad ke-13 kemudian ada perkembanagan ketatanegaraan baru jawa timur yang di tandai dengan munculnya nagara ( provinsi ). Berdasarkan prasasti mulamalurung ( 1255 ) dari masa wisnu wardhanayang juga menyatakan adanya struktur pemerintahan singasari dari pusat ( keraton ), nagara ( provinsi ), watek ( kabupaten ) dan wanau ( desa )

  Secara etimologis jawa timur dulunya memiliki sebutan bang wetan pada zaman mataram islam dengan wilayah meliputi seluruh pesisir wetan dan manca negara wetan ( pedalaman jawa timur ). Pada tahun 1742 seluruh wilayah pesisir pulau jawa  - madura jatuh ke tangan kompeni, sedangkan wilayah mataram hanya tersisa wilayah pedalaman jawa. Pada tahun 1830 setelah berakhirnya perang dipanegara, seluruh jawa timur ( bang wetan ) di kuasai oleh pemerintah hindia – belanda. Pada tahun 1830 – 1928/1929 pemerintah belanda menjalankan pemerintahannya yang di hubungkan langsung ke batavia dengan para bupati yang ada di wilayah kekuasannya. Pemerintah hindia – belanda melakukan intentifikasi pemerintah dengan membentuk pemerintahan provinsi jawa timur pada tahun 1929 dengan struktur pemerintahan wilayah dan birokrasi yang tidak jauh berbeda dengan pemerintahan yang sekarang.

  Pada masa pemerintahan jepang ( 1942 – 1945 ) jawa timur sama hal nya dengan provinsi lain di indonesia yang masih berada di bawah kekuasaan pemerintahan militer jepang. Kemudian pada tahun 1945 setelah proklamasi kemerdekaan RI, panitia persiapan kemerdekaan indonesia ( PPKI ) pada tanggal 9 agustus 1945 mulai membentuk provinsi dan menentukan gubenurnya. R.M.T Soerjo yang pada saat itu masih menjabat sebagai bupati bojonegoro di pilih menjadi gubernur pertama di jawa timur, walaupun resmi dilantik pada tanggal 5 september 1945, R.M.T Soerjo masih mempunyai tugas sebagai bupati bojonegoro yang harus di selesaikan sampai tanggal 10 september 1945, kemudian pada tanggal 12 oktober 1945 R.M.T Soerjo resmi di boyong ke surabaya ( ibu kota provinsi jawa timur ). Atas dasar pertimbangan inilah di terbitkan peraturan daerah provinsi jawa timur nomor 6 tahun 2007 tentang hari lahirnya provinsi jawa timur tanggal 12 oktober yang kini sudah berusia 77 tahun ( januari 2023 ) 

Sumber : https://bakorwilbojonegoro.jatimprov.go.id/sejarah-provinsi-jawa-timur

Jumat, 24 Maret 2023

SEJARAH SINGKAT SYEKH JAMALUDDIN AL-HUSEIN AL-AKBAR

Syekh Jamaluddin Al-Husein Al-Akbar

( Syekh Jamaluddin Jumadil Kubra )

   Syekh Jamaluddin Jumadil Qubra dengan nama asli Syekh Jamaluddin Al-Husein Al-Akbar yang memiliki jalur keturunan Nabi Muhammad SAW dari ayahnya Sayyid zainul Khusen. Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra lahir di malabar, india pada tahun 1310 M dari seorang ibu yang berkebangsaan india dan ayahnya yang berkebangsaan urbekiztan. 

   Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra merupakan ulama yang sangat kaya akan ilmunya. Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra muda diajarkan ilmu agama langsung oleh ayahnya yang kemudian berlanjut ke india, makkah dan madinah untuk mengenyam pendidikan kepada ulama' terkemuka pada kala itu. Hal ini kemudian menjadikannya tumbuh menjadi ulama' yang pandai dalam bidang ilmu Tasawuf dan Syariah. 

   Karena kepandaiannya dalam ilmu tersebut kemudian memicu kekaguman seorang sultan mesir yang kemudian memerintahkannya untuk berdakwah, menyebarkan agam islam di daerah kerajaan majapahit. Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra merupakan sebagian ulama' Assabiqunal Awwalun ( orang yang pertama ) mendakwahkan ajaran agama islam di daerah Nusantara.

   Cara dakwah yang dilakukan Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra pertama kali adalah dengan cara sembunyi-sembunyi, mengingat pada waktu daerah kekuasaan majapahit yang sangat luas dan mayoritas agamanya masih menganut agama Hindu-Buddha dan agama kepercayaan orang jawa ( agama kejawen ) yang akan megundang kemurkaan raja majapahit. Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra menyebarkan agam islam secara pelan-pelan tapi pasti, mula-mula beliau mendekati para bangsawan dan penguasa untuk mengajarkan apa itu agama islam. Cara yang diajarkan Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra pada saat itu sangat sederhana, beliau tidak langsung memerintahkan penganutnya untuk langsung melaksanakan shalat, karena pada saat itu yang menganut itu masih sedikit dan masih masih awam maka Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra mengenalkan tentang islam secara baik, dan tuhan harus di sembah. Ketika mereka semua sudah mengetahui tentang agama islam, baru Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra mengajarkan bagaimana caranya beribadah untuk menyembah tuhan. Dari kesabaran dan keuletan beliau dalam berdakwah, lambat laun daerah sekitar kerajaan majapahit banyak yang menerima dan menganut ajaran agama islam. 

   Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra wafat pada tahun 1390 M dan dimakamkan di Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dari Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra inilah kemudian banyak melahirkan waliullah yang berdakwah di daerah jawa pada khususnya, dan nusantara pada umumnya termasuk para walisongo. 

1. Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra mempunyai seorang putra yang dikenal dengan Syekh Maulana Malik Ibrahim ( Sunan Maulana Malik Ibrahin ) yang berdakwah di Gresik

2.  Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra seorang putra bernama Ibrahim Asmaraqandi. Ibrahim Asmaraqandi mempunyai dua orang putra, yang pertama Raden Mohammad Ali Rahmatullah ( Sunan Ampel ) berdakwah di surabaya, dan yang kedua Sayyid Ali Murtadho ( Sunan Santri ), berdakwah di Gresik dan Sumenep,madura ( Lebih banyak berdakwah di Sumenep ) yang kemudian banyak melahirkan raja-raja dan waliullah.  

3. Syekh Maulana Ishak ( Saudara Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Ibrahim Asmaraqandi yang sama-sama putra dari  Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra ) Mempunyai putra bernama Muhammad Ainul Yakin/ Nama kecil Raden Paku, Joko Samudro ( Sunan Giri ) berdakwah di Gresik dengan membangun Giri Kedaton sebagai pusat penyebaran agama islam di pulau jawa

4. Raden Mohammad Ali Rahmatullah ( Sunan Ampel ) Mempunyai dua orang putra, yang pertama Raden Maulana Makdum Ibrahim ( Sunan Bonang ) yang berdakwah di daerah Tuban, dan yang kedua Raden Syarifuddin ( Sunan Drajat ) berdakwaf didaerah Paciran, Lamongan.

5. Sayyid Ali Murtadho ( Sunan Santri ) mempunyai seorang putra bernama Raden Usman Haji ( Sunan Ngundung ) berdakwah di desa wadung, soko, tuban.

6. Raden Usman Haji ( Sunan Ngundung ) mempunyai seorang putra yang bernama Ja'far Shodiq ( Sunan Kudus ) berdakwah di kudus, jawa tengah.

7. Syeh Jamaluddin Jumadil Qubra mempunyai seorang putra bernama Syarif Abdullah ( beliau menikah dengan rara santang/syarifah muda'im "putri Prabu Siliwangi" yang juga merupakan saudara Raden Walang Sungsang dan Raden Kian Santang )

8. Syarif Abdullah mempunyai Dua putra bernama Syarif Nurullah ( Sultan Mesir ) dan Syarif Hidayatullah ( Sunan Gunung Jati ) berdakwah di Cirebon, Jawa Barat 




 

Rabu, 01 Maret 2023

SEKARAH SINGKAT RIWAYAT HIDUP KARL MARK

   Karl Marx atau yang kerap di paggil Mark di kalangan para mahasiswa merupakan seorang Filsuf dan Sosiolog kelahiran Tier, jerman di daerah Rhine pada tahun 1818M. Ayahnya bernama Heinrich dan ibunya bernama heinretta yang merupakan orang keturunan yahudi. Heinrich memperoleh pendidikan sekular dan mencapai kehidupan borjuis cukup mewah sebagai pengacara. Akan tetapi, hal itu usai setelah suasana politik mencekam yang berdampak hal tidak menguntungkan kepada keluarga Heinrich, kemudian Heinrich dan keluarganya memutuskan untuk masuk ke agama protestan semata-mata hanya kepentingang politik dan sosialmya. 
   Di masa mudanya, Karl Mark sudah menekankan pandangannya bahwa kepercayaan-kepercayaan agama tidak memberikan pengaruh paling penting terhadap perilaku, tetapi sebaliknya, kepercayaan agama akan mencerminkan faktor-faktor ekonomi yang mendasar. Di usia 18 tahun, Karl Marx belajar ilmu hukum di Universitas Bonn yang kemudian pindah ke Universitas Berlin. Di universitas Berlin, Karl Marx sering berhubungan dengan kelompok Hegelian muda, dari sini kemudian sedikitit demi sedikit terbentuklah dasar teori sosial serta semangat filsafatnya walaupun pada waktu itu Hegel sudah mati. Pandangan-pandangan Hegel bersifat idealistik, yang artinya dia percaya bahwa kekuatan yang mendorong perubahan sejarah adalah munculnya ide-ide dengan roh akal dan budi yang menjadikan lebih lengkap manifestasinya, dengan kata lain ada suatu perubahan menuju suatu posisi politik yang lebih konservatif. Konservatisme yang kemudian membuat para pengikut hegelian muda mengecam dan menolak ajaran-ajaran gurunya.
   Pada tahun ( 1843-1845 ) Karl Mark pindah ke paris setelah pernikahannya dengan Jenny von Westaphlen. Pada saat itu, paris merupakan pusat  liberalisme dan radikalisme sosial dan intelektual yang penting di eropa, di situlah Karl Mark juga terlibat dalam kegiatan radikal. Pada tahun 1845 karena suatu karya tulisnya yang berbau sosialis, kemudian Karl Marx di usir dari paris dan bertolak menuju brussel. di brussel, Karl marx terjun dalam kegiatan-kegiatan sosialis internasional. Pada tahun 1846 Karl Marx dan Engels ( Seorang rekan kerja Karl Marx sampai dia meninggal ) bertolak menuju inggris, kemudian mereka membentuk panitia urusan surat menyurat supaya dapat mempertahankan kaum sosialis perancis, jerman, dan inggris. Setelah perdebatan Karl Marx dan Weitling mengenai revolusi proletariat dan peran kaum borjuis, Karl Marx ditugaskan untuk menulis suatu pernyataan yang akan menjadi program teoritis untuk organisasi itu yang kemudian menghasilkan manifesto komunis yang di terbitkan pada tahun 1847. Pada tahun 1848 yang merupakan masa pergolakan karena gerakan-gerakan revolusioner dengan cepat mendapat sambutan dari eropa. Karl Mark melihat bahwa masa ini merupakan awal titik balik sejarah yang akan menuju satu kulminasi perubahan sosial mendasar yang sudah di mulai pada tahun 1789 pada masa era revolusi perancis. Baik pada tahun 1789 dan 1848 terhadap dominasi aristokratis tradisional di pelopori oleh munculnya kelas borjuis. Akan tetapi, pada tahun 1848 diikuti oleh kaum buruh yang lebih terorganisasi, lebih sadar diri, dan secara potensial lebih berpengaruh di bandingkan pada era revolosi perancis sekitar 50 tahun sebelumnya. Pada awal tahun 1850-an yang di sebut sebagai masa kemakmuran ekonomi, walaupun nantinya juga akan mengalami kemerosotan pada tahun 1857. Tetapi kaum revolusioner tahun 1848 masih kecewa dan barisan mereka diganggu oleh ketidaksepakatan internal, jadi, pada akhir tahun 1850-an tidak ada ancaman revolusi yang serius. Pada tahun 1863 Karl Marx mengakhiri keterlibatannya dalam dunia politik dikarenakan faktor usianya yang sudah semakin tua. Di tahun 1881 istrinya yang bernama Jenny Von Westphalen meninggal dunia yang kemudian di susul oleh Karl Marx. Sebelum itu, di masa tuanya Karl Mark terus menulis dan terus kontak surat menyurat kepada pemimpin-pemimpin sosialis dari seluruh eropa. 

Sumber : Buku Teori sosiologi klasik dan modern. Karya Doyl paul johs

Kamis, 05 Januari 2023

AKU BAGIAN SECARIK MASALALU
Oleh : Fan_emz

Duhai engkau mentari masalalu 
Bak sebatang bunga yang mekar selalu
Dengan seuntai kata yang berat nan memilu
Deraian hujan menerpamu selalu

Wahai roh anak muda yang pilu
Eramu sudah kian berlalu
Temanmu tak selaras dengan ungkapannya dahulu 
Pergi menjauh tak menghiraukanmu yang kian menalu

Duhai engkau anak zaman dahulu
Masamu kini tinggal hal pilu
Tak tersisa nan tak mendalu
Hanya kenangan yang timbul selalu 

Teguhkan jadi Organisasi Berdampak, UKMF FKI Al-Azzam Menggelar Kajian dan Praktek Shalat Jenazah

Bangkalan,  Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Forum Kajian Islam (FKI) Al-Azzam, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FIS...